School – Nirvana

Mungkin ga liburan adalah masa yang produktif? Tentu saja. Tentu saja bergantung pada definisi produktif itu sendiri. Kalo produktif hanya terbatas pada menghasilkan sesuatu yang bermanfaat semata sudah barang tentu liburan ini cukup produktif dengan hanya menonton koleksi film yang mengantri (bukan menumpuk/stack) selama masa perkuliahan.

Ada banyak film lama yang menarik saat ditonton liburan ini, tetapi yang paling cocok menggambarkan suasana hati adalah My Boss My Hero season 1 episode 3. Seperti biasa Makky mendapat masalah akademis, kali ini dia mendapat ranking terakhir dan tentu saja harus mengikuti ujian perbaikan dan bila tidak lulus terpaksa mengulang tahun depan. Seperti para pelajar pada umumnya, Makky pun bertanya-tanya kesal. Mengapa harus sekolah, belajar sesuatu yang pada akhirnya juga tidak terpakai pada kehidupan nyata? Mengapa harus ada ujian? Mengapa harus ada rangking?

Di sinilah bagian yang menarik muncul saat sosok bijak dalam serial ini, Mizushima (Mungkin orang yang seperti ini yang pantas mengeluarkan kebijakan) tampil dengan nasihatnya: “Don’t worry about stuff like rank. I think your mother didn’t care about you becoming 1st or 2nd… I think she just wanted you to enjoy school. Rankings are so temporary.. When you get older it doesn’t matter what rank you were. But fun memories are forever. Like: ‘That was a pain, but I tried hard.’ Or: ‘It was together with him.’ Those memories are an irreplaceable treasure from your student days.”

Wah kena banget, apalagi tadinya Makky merasa pengalamannya (secara umurnya 27 tahun) membuktikan pelajaran tersebut ga terpakai. Persis banget dengan semester terakhir yang mengandung kuliah-kuliah yang ‘dikhawatirkan’ bernasib sama dalam kehidupan. Walaupun ga ngejar ranking 1 atau 2 (sudah ga ada rangking lagipula ga mungkin juga walau dah berusaha lebih) tetap saja hasil yang terbaik yang dapat membanggakan orang tua adalah harapan terbesar. Kata-kata Mizushima lantas mengingatkan pesan orang tua sejak awal merantau ke tanah Jawa. Bukan “belajar yang rajin” atau “jangan bolos sekolah”, tetapi “jaga kesehatan” dan “belajarlah bertingkah-laku” yang paling sering disebut. Mengapa? Tentu saja karena ada banyak yang dapat dinikmati seseorang yang masih duduk di bangku pendidikan sebanyak rintangan yang harus dihadapi.

Part of me laughs. Part of me cries. Part of me wants to question why. Why is there joy? why is there pain?” [Let Love Lead The Way - Spice Girl]

Explore posts in the same categories: Forget

Comment: