Posted by: Kamal Mahmudi on: Juli 31, 2011
A: Kalau udah punya penghasilan sendiri, kamu bakal taat bayar pajak ga?
B: Kalau ada cara biar ga bayar, mending ga bayar. Paling juga dikorupsi. Dari pada dimakan koruptor mending kusumbangkan ke fakir miskin ato anak yatim. Masih banyak orang yang lebih membutuhkan.
A: Bukannya pembangunan negara juga butuh dana ya? Kalau bukan lewat pajak, gimana caranya kamu berkontribusi untuk membangun negara ini?
B: Lewat zakat, infak, dan shadaqah lah.
TOTAL BULLSHIT. Orang kaya gini nih yang selalu membenarkan tindakannya dengan menganggap dirinya lebih baik dari yang lain. Nanti kalau dapat kesempatan korupsi uang negara, dalam pikirannya “mending aku yang ngambil, dari pada si X, mana pernah dia terlibat aktivitas sosial, sementara aku harus menyumbang ke sekolah, panti asuhan, bla bla bla…” Baca entri selengkapnya »
Posted by: Kamal Mahmudi on: November 3, 2010
Ada sebuah pelajaran berharga yang saya dapatkan hari ini. Siapa yang mengira kalau semuanya berawal dari proses back up data melalui media DVD Drive. Perlu diketahui bahwa rata-rata pertambahan data baru di harddisk saya setiap minggunya sekitar 5 GB. Artinya setidaknya setiap minggunya perlu menghabiskan satu buah DVD agar harddisk tidak penuh. Meskipun tidak dapat dijadikan pembenaran, secara naluri, manusia lebih memilih menunda kewajibannya di saat ada waktu luang. Tentu saja demikian, kalau tidak tentu tidak akan ada orang bijak yang mengatakan bersakit-sakit dahulu bersenang-senang kemudian. Tapi bukan itu pelajaran berharga yang didapatkan hari ini.
Untuk mengimbangi penggunaan DVD kosong yang cukup besar, perlu dilakukan pemasokan stok DVD yang besar. Dengan label yang sama kita bisa dapatkan 100 DVD dengan harga 75 DVD satuan. Meskipun sudah membanding-bandingkan harga, lagi-lagi bukan pelajaran ekonomi yang berharga di hari ini. Baca entri selengkapnya »
Posted by: Kamal Mahmudi on: September 8, 2010
Bosan. Padahal baru dua hari ini tidak pernah keluar dari rumah, bahkan urusan makan pun ditangani jasa delivery. Bukannya anti sosial, tapi kerjaan masih menumpuk sementara deadline dan konsekuensi keterlambatan terus membayangi.
Masih ada empat jam sebelum batas pengumpulan, masih ada cukup waktu untuk santai sebelum menerima kerjaan berikutnya. Kalau dipikir-pikir, badan ini sudah terbiasa dibawa banyak bergerak, cuaca di luar pun tampak bersahabat, tidak panas juga tidak ada tanda-tanda akan turun hujan. Jalan kaki sepuluh kilo? Mengapa tidak? Lumayan mengurangi emisi karbon, uang transport juga tidak jadi keluar, justru badan sehat bisa didapat.
Jadi teringat dulu waktu kuliah di daerah seberang. Namanya juga masih kuliah, semua serba pas-pasan. Belum ada kendaraan pribadi. Tempat tinggal juga Baca entri selengkapnya »
Posted by: Kamal Mahmudi on: September 6, 2010
Pernah dengar Curbsquirrels? Bisa dipastikan kemungkinan orang menjawab pertanyaan ini dengan jawaban positif bakal lebih kecil dari 1 persen. Karena lagi baik hati, maka kalian kuberi sedikit info. Band asal Ohio ini ternyata adalah band indie dengan aliran pop punk. Faktanya, band lokal ga bakal keputar di playlist-ku. Awalnya sih bukan karena anti sama band lokal, tapi karena band lokal sering terdengar di tempat lain, seperti di tempat makan, toko, angkutan umum, dll, so why bother? Tapi ternyata lama-lama jadi kebiasaan. Anehnya kalau band lokal aja ga keputar apalagi band indie lokal nah ni malah band indie luar yang keputar. Lupa juga gimana ceritanya mulai dengerin nih band.
Sebenarnya We Wish We Knew How To Quit This rilis di tahun 2008. Lupa juga mulai dengar kapan, tapi yang jelas pas tahun 2009 salah satu acara berita bola di Indonesia makai lagu Myteries Inc. dan waktu itu aku yang sudah mendengar sebelumnya kaget. Berarti cukup popular juga kan nih band, dan seharusnya ada fans yang berkenan upload liriknya terutama yang versi .lrc biar bisa dipakai di aplikasi pemutar lirik. Buat kalian yang berniat riset di speech recognition, saranku sebaiknya bikin aplikasi yang menerima input audio file kemudian memprosesnya untuk mengeluarkan output .lrc file.
Menurutku lagu-lagu yang dibawakannya cukup menarik dan layak untuk dinikmati. Ada dua lagu di album We Wish We Knew How To Quit This yang sering kuputar yaitu Six dan Baca entri selengkapnya »
Posted by: Kamal Mahmudi on: April 20, 2010
HotNews – Jumlah Penduduk Dunia Bertambah Lima, Khairul Fahmi Siap Tanggung Jawab
“She had an earthquake on her mind. I almost heard her cry out as I left her far behind.” – [Earthquake - The Used]“
Bandung, menjelang siang hari ini Selasa, 20 April 2010 sekitar jam sepuluh, wanita yang tidak diketahui namanya berkunjung ke salah satu kontrakan mahasiswa di daerah sangkuriang dalam, menunjukkan tanda-tanda hendak melahirkan. Mahasiswa yang menempati kontrakan bertanya-tanya terlebih ketika wanita itu berusaha memasuki kamar salah satu kamar yang ditempati oleh mahasiswa bernama Khairul Fahmi. Namun tentu saja Khairul Fahmi tidak menginginkan hal tersebut sehingga telah mengunci kamar itu terlebih dahulu. Baca entri selengkapnya »
Posted by: Kamal Mahmudi on: Maret 30, 2010
“Have you read my blog today?” – [Slice - Five For Fighting]
Berkirim email mungkin sudah menjadi suatu yang biasa bagi kita. Tidak ada salahnya bila kita luangkan waktu sejenak untuk mengenal email lebih jauh. Umumnya, email dapat dibagi menjadi tiga bagian, header, body, dan attachment. Bagian header dapat dimisalkan sebagai amplop pada surat yang menunjukkan tujuan, pengirim, tanggal pengiriman, dan terkadang subjek dari pesan yang dikirimkan. Bagian body dapat dimisalkan sebagai isi surat itu sendiri, dan seperti halnya surat, body email sudah selayaknya dimulai dengan salam dan diakhiri dengan signature. Sementara bagian attachment merupakan bagian tambahan yang disertakan untuk melengkapi informasi yang diberikan pada bagian body. Kebanyakan aplikasi mail mendukung MIME (Multi-purpose Internet Mail Extensions) yang memungkinkan pengirim untuk langsung menambahkan attachment dalam format file apapun dan penerima mampu membuka attachment tersebut dengan menjalankan aplikasi yang sesuai untuk menampilkan isi attachment tersebut.
Untuk lebih jelasnya, Baca entri selengkapnya »
Posted by: Kamal Mahmudi on: Februari 24, 2010
Menggunakan perangkat lunak memang lebih mudah dibandingkan dengan merancang dan mengembangkan perangkat lunak tersebut. Sudah susah-susah developer membangunnya, kesalahan sedikit tak jarang disambut ketidakpuasan di sana-sini. Tidak mengapa bila ketidakpuasan saja yang datang, sialnya bila terdapat celah keamanan bisa saja data dan informasi juga ikut hilang bersama hilangnya kepercayaan pengguna.
Bayangkan pengembang aplikasi berbasis web yang sudah merealisasi desain ke dalam salah satu bahasa pemrograman web dalam suatu halaman yang memiliki ribuan baris source code, ternyata memiliki kesalahan fatal pada salah satu barisnya. Bisa dikatakan ini dia yang merusak susu sebelanga. Coba perhatikan error yang ditampilkan aplikasi pengaya salah satu jejaring sosial yang sedang popular berikut.
Bagi kebanyakan end-user, Baca entri selengkapnya »
Posted by: Kamal Mahmudi on: Juni 14, 2009
Bukan maksudku untuk berlari
Hanya sesaat pergi dengan segenggam kehampaan masa lalu yang penuh mimpi
Disana, kau tersenyum tanpa nama
Membuatku terdiam seribu bahasa
Tak kuasa ku menahan melihatmu berganti muka
Membutakan kebodohan dengan mahkota yang terkena
Entah bagaimana kau melihat tanpa kacamata
Sementara kau disana tertawa penuh keceriaan
Menatap semua orang penuh kehangatan
Menyadarkan setiap jiwa yang tertidur untuk maju ke depan
Masih bingung aku dengan tanya yang kau ajukan
Entah maksud apa Baca entri selengkapnya »
Posted by: Kamal Mahmudi on: Juni 13, 2009
Pernah dengar lagu Tiffany Blews punya Fall Out Boy? Kalau belum, coba dengar terlebih dahulu. Sebenarnya tembang yang satu ini sudah rilis sejak akhir tahun lalu, sampai-sampai sudah lupa lagu ini bercerita tentang apa, bahkan bisa dikatakan sudah tidak diputar lagi di playlist pribadi. Namun, acara TV yang meliput liburan selebriti indonesia di salah satu stasiun TV swasta tadi pagi mengingatkan kembali akan lagu tersebut.
Ceritanya selebriti tersebut sedang main ke Thailand, mendatangi berbagai tourist resort, dan yang tidak ketinggalan adalah salah satu acara kontes wanita transeksual. Tentu saja Thailand sudah terkenal dengan wanita transeksual, tetapi nama acara kontes tersebut justru yang menarik perhatianku. Yup, namanya adalah The Miss Tiffany’s Universe, dimana pemenangnya bakal Baca entri selengkapnya »